Rabu, 30 Oktober 2019

PENGALAMAN GREBEG MUSEUM

Hari Museum Indonesia tahun 2019 dirayakan dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah Grebeg Museum (=ramai-ramai mengunjungi museum). Gerakan ini merupakan ide baru yang dicanang kan, yaitu kerjasama antara 4 instansi yaitu oleh Pemprov DKI bekerja sama dengan Departemen Pariwisata dan Kebudayaan, Departemen Perhubungan dan Departemen Pendidikan.

Grebeg Museum oleh Pemprov DKI dimaksudkan untuk melibatkan masyarakat luas mengenal, mengunjungi dan belajar di Museum khususnya para pelajar di DKI. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) ditunjuk Provinsi DKI Jakarta untuk mengkoordinirnya.

Awalnya panitia Grebeg Museum, menawarkan kepada museum-galeri dan monumen di DKI-Jakarta yang bersedia dikunjungi secara gratis-tanpa bayar tiket. Lalu panitia juga mengirim tawaran ke sekolah-sekolah yang siswanya mau mengunjungi museum pada hari-hari yang telah ditentukan. Setelah itu diadakan pengarahan dan koordinasi bersama dengan 37 ketua Museum dan 200 kepala sekolah.

Grebeg Museum dilaksanakan selama hampir sebulan dari tanggal 5 sampai 25 Oktober 2019. Komunitas atau kelompok Masyarakat dan Sekolah yang akan berkunjung disediakan bis dan konsumsi. Panitia berusaha membuat supaya setiap Museum tiap hari selalu ada museum yang dikunjungi.

SMA Dharma Jaya





Dalam Grebeg Museum ini, terjadwal ada 10 rombongan yang akan datang ke Museum Santa Maria. Kami antusias dan sudah bersiap-siap menerima mereka semua. Namun hanya ada 2 kali kunjungan yaitu di tanggal 10 Oktober dari SLB Bhakti Luhur, dan Kamis 24 Oktober dari SMA Dharma Jaya-Jelambar. Keduanya justru tidak ada dalam jadwal yang sudah kami terima. Alasannya kurang jelas. Entah mengapa.

Biar bagaimana pun, dari 2 kunjungan itu, merupakan sesuatu yang istimewa, luar biasa. Karena justru mereka itu lah yang tidak kami duga datang akan mengunjungi kami. Kami tetap antusias mendampingi mereka, justru kami harus belajar dan menyesuaikan diri dengan situasi-kondisi mereka.

Secara umum pelaksanaan Grebeg Museum berjalan lancar. PIC yang mendampingi tiap-tiap rombongan berkomunikasi dengan baik sehingga pelaksanaan acara tidak ada halangan. Selama acara berlangsung, rombongan Siswa siswi dua komunitas sekolah menikmati kunjungannya ke Museum Santa Maria. Tak lupa terima kasih kepada panitia***


SLB Bhakti Luhur









Groot Klooster

  Arkeolog, Bapak Candrian Attahiyyat, beberapa waktu lalu mengunjungi Museum Santa Maria. Ia menelusuri sejarah dan menikmati keindahan i...